Penelitian dan Kerjasama

MOU Dengan Fakultas Hukum Universitas Tadulako

Pada 8 Maret 2019, Fakultas Hukum Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya mengadakan Nota Kesepahaman dengan Fakultas Hukum Universitas Tadulako. Setelah penandatanganan Nota Kesepahaman diikuti dengan diskusi dan kunjungan di bagian-bagian fakultas. Diwakili oleh Saadiah Kepala Bagian Tata Usaha, Fakultas Hukum Universitas Tadulako mengatakan bahwa kunjungan ini terkait akreditasi Fakultas Hukum Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya yang memiliki A. Selain itu, Studi Banding Administrasi juga berfokus kemahasiswaan ataupun kegiatan teknis seperti proses pengajuan seminar mahasiswa, pengabdian berupa penyuluhan hukum ataupun praktik persidangan. Selain itu, mereka juga dibawa berkeliling dan berdiskusi ke bagian Perpustakaan, Program Studi Sarjana Ilmu Hukum, Program Studi Magister Ilmu Hukum, Program Studi Doktor Ilmu Hukum serta Laboratorium Hukum. Harapan yang dicapai melalui Penandatanganan Nota Kesepahaman ini yaitu tridharma perguruan tinggi lintas fakultas yang membawa kemajuan dalam ilmu hukum.

MOU Dengan Desa Wonosalam

Fakultas Hukum Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya melakukan Nota Kesepahaman dengan Desa Binaan yaitu Desa Wonosalam pada 25 Februari 2019. Adapun Nota Kesepahaman ini terkait tridharma perguruan tinggi yaitu Penyuluhan, Pelatihan, Pengkajian, Penelitian, Konsultasi, Sosialisasi, Advokasi serta Pendampingan Hukum.

Kantor Konsultan Pajak Lucky Kartanto

Kesepakatan Bersama antara FH Untag Surabaya dengan Kantor Konsultan Pajak Lucky Kartanto. Kesepakatan Bersama ini dilakukan pada 27 Maret 2018.

MOU Dengan Asian ARB And ADR Alliance

Penandatanganan Nota Kesepahaman antara Asian ARB And ADR Alliance Singapore yang diwakili oleh Profesor Steve K. Ngo dengan Dekan FH Untag Surabaya pada 11 Desember 2018. Patut diketahui bahwa penandatanganan ini adalah wujud tridharma internasional FH Untag Surabaya dengan luar negeri. Dengan demikian, penyebaran keilmuan FH Untag Surabaya semakin mengglobal.

Studi Banding Abraham Ferry Rosando, S.H, M.H., Ke Fakultas Kedokteran Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Abraham Ferry Rosando, S.H, M.H., yang merupakan Dosen FH Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya (Pakar Hukum Adat) sekaligus Kabiro Rektorat Universitas 17 Agustus 10945 Surabaya melaksanakan studi banding ke Fakultas Kedokteran Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya. Ferry ditemani oleh Wakil Rektor I Dr. Ir. Muaffaq A. Jani, M. Eng., dan Wakil Rektor II Dr. Abdul Halik, M.M., beserta staf lainnya berdiskusi dengan Pihak Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya dalam rangka proses pembentukan Fakultas Kedokteran Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya pada hari Selasa, 24 April 2018.

Berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2013 tentang Pendidikan Kedokteran, bahwa pendirian fakultas kedokteran perlu memenuhi beberapa prasyarat yang diatur didalamnya. Persyaratan tersebut diantaranya, memiliki tenaga kependidikan dan dosen sesuai dengan aturan yang berlaku, memiliki gedung untuk penyelenggaraan pendidikan, memiliki laboratorium kedokteran klinis, laboratorium bioetika (humaniora kesehatan), laboratorium biomedis, serta laboratorium kedokteran komunitas dan kesehatan masyarakat. Syarat terakhir adalah, institusi wajib memiliki RS pendidikan, memiliki RS yang bekerjasama dengan RS pendidikan lainnya. Kunjungan ini merupakan salah satu langkah Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya menuju rangking 50 kampus terbaik se Indonesia pada tahun 2020.

*M